Archive for October, 2013

Resume Hasil Praktikum .

Praktikum kemarin itu belajar tentang konfigurasi linksys Access Point .

Berikut resume yang saya dapat dari praktikum nya ..

1

— Langkah-Langkah konfigurasi Linksys Access Point —

  1. Pastikan linksys anda sudah dalam keadaan pengaturan default. Jika masih ragu anda bisa melakukan reset dengan menekan tombol reset pada linksys, agar pengaturan yang ada didalam linksys kembali ke keadaan default.
  2. Jika sudah anda bisa melakukan konfigurasi dengan membuka salah satu web browser dan ketikan IP dari linksys tersebut pada kolom URL. IP default linksys yaitu 192.168.1.245 (pas praktikum mah) ,selain itu juga kita harus melakukan penyettingan IP Address pada Komputer kita , nah pas praktikum sih IP nya itu 192.168.1.123.                          ( Cara Settingny IP di Komputer kan udah tau , di Tugas lalu . hhe)
  3. Kemudian kita ketikan IP Address dari Linksys tersebut maka pada browser aka ada tampilan seperti di bawah ini : Disini kita hanya perlu memasukan passwordnya aja dengan mengetikan “admin” .

2

4.  Munculah tampilan menu dari Linksys nya , tampilannya seperti di bawah ini .

3

Pada Setup Access Point ini kita melakukan pengubahan IP address, Subnet Mask dan Default Gateway nya.

 

5. Kemudian disini kita atur Mode koneksi yang di perlukan sesuai dengan kebutuhan .

5

6. Masuk ke tab menu yang berikutnya “wireless” disini anda bisa mengubah network name atau SSID nya sesuai denan          nama yang diinginkan .

 

7. Selanjutnya masih pada tab menu wireless, sekarang mengatur keamanan wireless, dengan masuk ke menu “wireless security” yang ada dalam lingkaran warna merah. Untuk mengatur keamanan kita bisa memilih jenis keamanan apa yang akan kita gunakan.

6

8. Untuk pengaturan selanjutnya masuk pada tab menu “administration” untuk mensetting password routernya.

9

9.Agar tidak setiap PC dapat terkoneksi dengan jaringan yang kita buat, maka aturlah system keamanan wirelessnya. Pilih tab Wireless dan pilih tab Wireless Mac Filter. Pada Mac Filter ini ada option yang dapat kita pilih diantara nya yaitu :

–       Prevent PCs yaitu MAC address yang  TIDAK DAPAT mengakses access point yang telah kita buat , sedangkan

–       Permit PCs yaitu MAC address yang  DAPAT mengakses access point yang telah kita buat .

10

 

 

Teori yang lebih lengkapnya mengenai penjelasan Security Wireless:

-WEP adalah security untuk wireless yang agak lama. Jenis security ini mudah untuk dicrack atau di sadap orang luar/suatu metoda pengamanan jaringan nirkabel atau wireless. WEP menggunakan 64bit dan 128bit, wep hanya boleh memasukkan 0-9 dan A-F(hexadecimal). Kepanjangan key bergantung jenis securiy anda, jika 64bit, anda kene masukkan 10key, dan untuk 128key anda kena masukkan 26key.  Tak boleh kurang dan lebih.

 

-WPA (bahasa Inggris: Wi-Fi Protected Access) adalah suatu sistem yang juga dapat diterapkan untuk mengamankan jaringan nirkabel. Metoda pengamanan dengan WPA ini diciptakan untuk melengkapi dari sistem yamg sebelumnya, yaitu WEP. Para peneliti menemukan banyak celah dan kelemahan pada infrastruktur nirkabel yang menggunakan metoda pengamanan WEP.

 

-WPA-PSK (Wi-Fi Protected Access – Pre Shared Key) adalah pengamanan jaringan nirkabel dengan menggunakan metoda WPA-PSK jika tidak ada authentikasi server yang digunakan. Dengan demikian access point dapat dijalankan dengan mode WPA  tanpa menggunakan bantuan komputer lain sebagai server.

 

– WPA2 adalah sertifikasi produk yang tersedia melalui Wi-Fi Alliance. WPA2 Sertifikasi hanya menyatakan bahwa peralatan nirkabel yang kompatibel dengan standar IEEE 802.11i. WPA2 sertifikasi produk yang secara resmi menggantikan wired equivalent privacy .

 

– WPA2 Personal Mixed merupakan peningkatan dari WPA2 Personal, yang dimana pada type encryption nya menggunakan kombinasi dari metode AES dan TKIP

 

-WPA radius dan WPA Enterprise biasanya disana akan diminta untuk memasukan serverradiusnya.
REFERENSI :

http://raytkj.blogspot.com/2012/05/perbedaan-security-wireless-wpa-wpa2.html

http://www.situstkj.com/2010/11/konfigurasi-access-point-menggunakan.html

Implementasi Algoritma Mutual Exclusion Menggunakan Metode Instruksi Test and Set Lock Pada Sistem Operasi .

Posted on October 22, 2013

Metode dengan instruksi test and set lock

Pada system multiprocessor, pemroses-pemroses bertindak independent. Interupsi di satu pemroses tidak mempengaruhi pemroses- pemroses lain. Pemroses- pemroses yang memakai memori bersama maka pengaksesan terhadap suatu memori dijaga pada tingkat perangkat keras agar pemroses lain tidak boleh meakses suatu lokasi yang sama disaat yang sama.

Perancang perangkat keras menyediakan instruksi-instruksi atomic yang tidak dapat di interupsi, instruksi dilaksanakan sampai selesai. Instruksi ini biasanya dilaksanakan dengan cara mengunci bus sehingga pemroses- pemroses lain tidak dapat menggunakan bus. Pemroses yang mengunci bus dengan leluasa membaca dan/atau memodifikasi suatu lokasi memori.

Instruksi-instruksi dirancang untuk menyelesaikan mutual exclusion di system multiprocessor. Beragam instruksi disediakan perancang pemroses guna membantu implementasi mutual exclusion. Di antara instruksi-instruksi itu adalah

  • tsl (test and set lock)
  • tas atau ts (test and set), digunakan IBM S/360, keluarga Motorola M68000, dan lain-lain
  • cs (compare and set), digunakan IBM 370 series
  • xchg (exchange), digunakan intel x86
  • dan sebagainya.

Instruksi tsl (test and set lock)

Instruksi ini membaca isi memori ke register dan kemudian menyimpan nilai bukan nol ke alamat memori itu. Operasi membaca isi memori dan menyimpan ke memori atomic dijamin tidak dapat diinterupsi. Tidak ada pemroses lain yang dapat mengakses memori itu sampai instruksi berakhir. Pemroses yang mengkesekusi instruksi tsl mengunci bus memori, mencegah pemroses- pemroses lain mengakses memori.

Dengan instruksi tsl, kita dapat menggunakan flag untuk koordinasi pengaksesan ke memori bersama. Ketika flag bernilai 0, proses boleh menge-set-nya menjadi 1 menggunakan instruksitsl dan kemudian masuk critical section. Ketika telah selesai dengan critical region, proses menge-set flag dengan 0.

Dengan adanya instruksi ini maka dapat dibuat prosedur

  • prosedur tsl_to_critical_section
  • prosedur tsl_leave_critical_section

prosedur-prosedur itu adalah sebagai berikut:

1

Maka program untuk mutual exclusion dengan instruksi tsl adalah sebagai berikut:

2

Sebelum masuk critical section, proses memanggil tsl_to_critical_section yang melakukan busy waiting sampai flag terbebas. Setelah selesai dengan critical section, proses memanggiltsl_leave_section yang menyimpan 0 ke flag agar proses lain dapat memasuki critical section itu.

Metode dengan instruksi Exchange (XCHG)

Instruksi Exchange (xchg)

Instruksi xchg disediakan mesin. Intel menyediakan instruksi ini. Instruksi ini menukarkan dua isi memori. Dalam pascal instruksi itu dapat di tulis sebagai berikut:

3

Operasi pembacaan dan penukaran itu di pandang sebagai atomik, tidak dapat disela. Instruksi dapat digunakan untuk implementasi mutual exclusion. Dengan instruksi xchg tersebut dapat dibuat

  • prosedur Xchg_to_critical_section
  • prosedur Xchg_leave_critical_section

prosedur- prosedur itu sebagai berikut:

4

maka program mutual exclusion dengan xchg adalah sebagai berikut:

5

Sebelum mengeksekusi seluruh proses maka flag diinisialisasi dengan nilai 0. Proses sebelum masuk critical_section, proses menge-set dengan kunci (key) proses itu sebagai 1 kemudian memanggil xchg_to_enter_section. Proses melakukan busy waiting sampai terbebas. Selesai dengan critical section, proses memanggil xchg_leave_critical_section menukarkan nilai 0 ke flag agar proses lain dapat memasuki critical section itu.

Karakteristik Pendekatan dengan Instruksi Mesin

Penggunaan instruksi mesin untuk memaksakan mutual exclusion mempunyai keunggulan dan kelemahan.

Keunggulan

  • sederhana dan mudah di verifikasi.
  • Dapat diterapkan ke sembarang jumlah proses baik di pemroses tunggal maupun banyak pemroses yang memakai memori bersama.
  • Dapat digunakan untuk mendukung banyak critical region, masing-masing critical region didefinisikan dengan suatu variable.

Kelemahan Serius

  • Merupakan metode dengan Busy waiting, sangat tidak efisien. Selagi proses menunggu memasuki critical region, proses berlanjut mengkonsumsi waktu pemroses.
  • Adanya busy waiting memungkinkan deadlock dan startvation.

Dampak Adanya Busy Waiting

Metode metode dengan busy waiting mempunyai keterbatasan yaitu tidak dapat diterapkan pada system dengan penjadwalan berprioritas. Pada system – system dengan penjadwalan berprioritas, metode dengan busy waiting dapat menimbulkan deadlock.

Aturan penjadwalan berprioritas selalu menjadwalkan proses – proses berprioritas lebih tinggi di antrian proses Ready.

Misalnya terdapat dua proses,

1.         Proses H berprioritas tinggi

2.         Proses L berprioritas rendah

Maka penjadwalan berprioritas akan selalu menjadwalkan H bila proses H Ready.

Perhatikan scenario berikut:

  • Saat L masuk critical section.
  • H menjadi Ready (yaitu operasi masukan/keluaran proses H selesai dilayani).
  • H segera dijadwalkan dan ingin masuk critical section.
  • Karena ingin masuk critical region yang telah dimasuki L maka H dalam busy waiting menunggu L keluar dari critical section.
  • Tapi karena L tidak pernah di jadwalkan saat proses H Ready yang lebih tinggi prioritasnya daripada L maka L tidak pernah berkesempatan keluar dari critical section.
  • H loop selamanya dan L tidak pernah dijadwalkan. H dan L saling menunggu. H menunggu L keluar dari critical section, L menunggu H selesai agar dapat dijadwalkan dan keluar dari critical section.
  • H dan L tidak pernah membuat kemajuan apapun setelah itu terjadilah deadlock yakni H dan L tidak membuat kemajuan apapun.

Sumber     :  http://jerseybiru.wordpress.com/?s=mutual

21
Oct

Review Seminar International

   Posted by: raniyanuarini   in Uncategorized

Disini saya akan menjelaskan kembali hasil dari Seminar Internasional yang telah saya hadiri pada Sabtu , 19 Oktober 2013 yang bertempat di Hotel  Isola Resort Universitas  Pendidikan Indonesia ..

Kesan yang saya peroleh ketika mengikuti seminar , banyak sekali pelajaran yang di dapat kan ketika mendengarkan dan menyimak si pemateri . karna cara penyampaian yang cukup dapat di mengerti .

 

Berikut adalah Resume Hasil Seminar Internasional .

Pemateri 1 :

LIM Cher Ping

Professor (Curriculum & Instruction)

Director, Centre for Learning, Teaching & Technology)

 

Judul Pembahasan :

E-Portfolios in the Development of “Learning How to   Learn” Competencies

 

Point point penting mengenai ePortofolio itu sendiri di antaranya :

  • ePortfolio adalah koleksi artefak digital tentang prestasi siswa yang akan menunjukkan bukti proses hasil belajar .
  • Siswa diharapkan untuk mengelola dan mengatur pembelajaran mereka dengan ePortfolio .
  • ” Belajar Cara Belajar ” : hasil yang berkaitan untuk menjadi Learning : tahan lama , fleksibel, fungsional , digeneralisasikan dan berorientasi aplikasi.
  • Pembelajaran seperti ini ditandai dengan meningkatkan self – directedness dan self -assessment dan lebih berorientasi pada penemuan yang menggunakan masalah asli atau kasus .
  • ‘ Belajar Cara Belajar ‘ bertujuan dibangun terstruktur sesuai basis pengetahuan , terintegrasi dengan keterampilan , sikap dan pengetahuan kontekstual situasi kunci profesional , dan penciptaan pengetahuan dan produktivitas untuk seumur hidup .

 

Dampak E – Portofolio itu sendiri adalah sebagai berikut :

  • Mahasiswa mampu mendokumentasikan dan merefleksikan tugas penilaian ditangkap dalam e – portofolio mereka, dengan siswa pelatihan yang tepat mampu untuk memikul tanggung jawab / kepemilikan untuk pembangunan entri e – Portofolio mereka.
  • Siswa mampu membuat bukti pekerjaan mereka , termasuk refleksi pada proses sepanjang perjalanan / Program ;
  • Mahasiswa, rekan-rekan dan staf akademik yang mampu memberikan umpan balik perkembangan , dan
  • Siswa mampu menampilkan proses belajar dan hasil melalui media elektronik ( yaitu berbasis teks , grafis, atau elemen multi-media ) .

Kondisi merupakan salah satu pendukung yang diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Sesi belajar Profesional dan walk-in klinik bagi mahasiswa dan staf ;
  • Kemitraan dengan staf untuk bekerja sama mengembangkan tugas penilaian dan kegiatan belajar ;
  • Staf dan manajemen senior dari inisiatif
  • Dukungan sumber daya untuk belajar mandiri , dan
  • On-akan evaluasi pelaksanaan untuk memperbaiki proses .

 

Tantangan dan Isu

 Capture

 

Pemateri 2:

Prof. Zainal. A. Hasibuan, Ph.D

Faculty of Computer Science, University of Indonesia

National ICT Council

 

Judul Pembahasan :

ICT Trends and Computer Science Education

 

Peran Strategis TIK untuk Indonesia

  • TIK merupakan infrastruktur penting bagi warga .
  • ICT adalah pemicu bagi pertumbuhan ekonomi dan produktivitas
  • ICT merupakan sektor strategis dan aset berharga Pemerintah

 

Top 10 Teknologi Strategis Gartner untuk 2013

  • Mobile Devices Battles
  • Mobile Apps and HTML5
  • Personal Cloud
  • The Internet of Things
  • Hybrid IT and Cloud Computing
  • Strategic Big Data
  • Actionable Analytics
  • Mainstream In-Memory Computing (IMC)
  •  Integrated Ecosystems
  • Enterprise App Stores

 

Ilmu Komputer Bidang Terkait

  • Ilmu pada umumnya (komputasi ilmiah), manajemen,
  • Psikologi (interaksi manusia),
  • Bisnis,
  • komunikasi,
  • Jurnalisme,
  • Seni, dll

 

ICT Human Resource

 cap

 

           Perintah-perintah Dasar di Linux Ubuntu.Ubuntu sangat terkenal dengan CLI-nya (Command Line Interface). CLI sendiri adalah antar muka yang tidak menyediakan grafik, baik berupa gambar-gambar, jendela-jendela ataupun animasi-animasi yang bisa memanjakan pengguna, melainkan hanya berupa teks yang harus diketikkan oleh pengguna. Jadi, apabila user ingin melakukan operasi dalam sistem operasi tersebut, misalnya melakukan copy,  rename,  cut, delete, dan sebagainya,  maka pengguna harus megetikkan perintah berupa teks dengan cara manual dan bukan dengan klik-klik seperti pada interface GUI (Graphic User Interface). Berikut ini adalah beberapa perintah yang bisa digunakan di sistem operasi Ubuntu pada mode CLI .

 

Cheat Sheet PERINTAH DASAR LINUX , MANAJEMEN PROSES , KONKURENSI

 

No

Perintah

Keterangan

Sintaks

1

sudo su Digunakan untuk login sebagai root/pengguna tertinggi .  Sintaks : sudo su

2

login Digunakan untuk login sebagai user lain, namun harus menjadi root dulu untuk bisa menjalankan peirntah ini .  Sintaks : login namauser

3

cd Digunakan untuk berpindah direktori.  Sintaks : cd alamat_direktori

4

pwd Digunakan untuk memperlihatkan di direktori mana posisi kita berada sekarang.  Sintaks : pwd

5

ls Digunakan untuk melihat isi sebuah direktori.  Sintaks : ls

6

cp Digunakan untuk melakukan copy file.  Sintaks : cp /direktori/file_yang_ingin_dicopy /direktori tujuan 

7

mv Digunakan untuk melakukan memindahkan, cut atau rename file.  Sintaks :mv /direktori/file_yang_ingin_dicut /direktori tujuan (cut) mv /direktori/file_yang_ingin_direname /nama_baru_file (rename).

 

8

mkdir Digunakan untuk membuat folder baru. Sintaks : mkdir nama_folder 

9

rmdir Digunakan untuk menghapus folder. Sintaks : rmdir nama_folder 

10

touch Digunakan untuk membuat file baru. Sintaks : touch nama_file 

11

rm Digunakan untuk menghapus file. Sintaks : rm nama_file 

12

more Digunakan untuk menampilkan isi sebuah file Sintaks : more nama_file 

13

echo Digunakan untuk menuliskan sesuatu kata atau kalimat ke sebuah file. Sintaks : echo “isi pesan” nama_file 

14

adduser Digunakan untuk menambah user baru. Sintaks : adduser nama_user 

15

addgroup Digunakan untuk menambah group baru Sintaks : addgroup nama_group 

16

lsusb Digunakan untuk melihat perangkat usb yang sedang terkoneksi ke komputer Sintaks : lsusb 

17

lspci Digunakan untuk melihat perangkat pci yang sedang terkoneksi ke komputer Sintaks : lspci 

18

lshw Digunakan untuk melihat hardware komputer. Sintaks : lshw 

19

dmesg Digunakan untuk melihat hardware yang sedang beraktifitas Sintaks : dmseg 

20

cpuinfo Digunakan untuk melihat spesifikasi komputer. Sintaks : more /proc/cpuinfo 

21

clear Digunakan untuk membersihkan layar Sintaks : clear 

22

halt Digunakan untuk mematikan komputer, namun harus sebagai root. Sintaks : halt 

23

reboot Digunakan untuk merestart komputer, namun harus sebagai root. Sintaks : reboot 

24

exit Digunakan untuk keluar dari terminal. Sintaks : exit 

25

wget Digunakan untuk mendownload via terminal Sintaks : wget link_download 

26

ipconfig Digunakan untuk melihat konfigurasi ethernet/kartu jaringan. Sintaks : ipconfig 

27

apt-get Digunakan untuk memperoleh paket/software dari repository ubuntu secara online. Sintaks : apt-get nama_paket

28

tar Digunakan untuk melakukan extract file.  Sintaks : tar [parameter] nama_file

29

nautilus Digunakan untuk membuka tampilan GUI secara langsung. Sintaks : nautilus 

30

cat Digunakan untuk membuka file. Sintaks : cat 

31

hostname menampilkan nama komputer. Sintaks: hostname 

32

who Digunakan untuk melihat nama login kita. Sintaks : who 

33

date Digunakan untuk melihat tanggal Sintaks : date 

34

cal Digunakan untuk melihat kalender Sintaks : melihat tanggal 

35

History Digunakan untuk melihat perintah apa saja yang pernah diketik Sintaks : History 

36

deluser Digunakan untuk menghapus user dari sistem Sintaks : deluser [nama user] 

37

top Digunakan untuk melihat proses yang sedang berjalan, seperti Task Manager pada Windows. Sintaks : top 

38

meminfo Digunakan untuk melihat status RAM Sintaks : more /proc/meminfo 

38

uname -r Melihat kernel yang digunakan pada OS  

40

uname -a Informasi system kernel anda  

41

cat /proc/cpuinfo Melihat file pada /proc directori yang bukan merupakan file nyata (not real files).  

42

cat /proc/interrupts Melihat alamat interrupt yang dipakai.  

43

cat /proc/version Versi dari Linux dan informasi lainnya.  

44

cat /proc/filesystems Melihat filesystem yang digunakan.  

45

cat /etc/printcap Melihat printer yang telah disetup  

46

uptime Melihat jumlah waktu pemakaian komputer oleh seseorang, terhitung proses reboot terakhir.  

47

apropos Untuk mencari perintah pada sistem operasi yang mempunyai fungsi yang sama.  

48

chmod Mengubah perizinan suatu direktori/file.  

48

grep Mencari isi suatu file di sembarang directori.  

50

wc Menghitung jumlah kata, jumlah baris dan jumlah karakter dalam suatu file .  

51

kill Digunakan untuk menghentikan proses yang sedang berjalan.  

52

tail Menampilkan 10 baris terakhir dari suatu file.  

53

ls –l Melihat semua file lengkap  

53

ls -a Menampilkan semua file atau direktori yang tersembunyi .  

55

ls -f Menampilkan semua file atau direktori tanpa proses  

56

shorting grep root /etc/passwd Mencari kata atau kalimat dalam file  

57

find Untuk menemukan dimana letk sebuah file .  

57

fg Mengembalikan suatu proses yang dihentikan sementar(suspend) agar berjalan kembali di foreground  

 

58

chgrp Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori.  

60

bg Untuk maminta sebuah proses yang dihentikan sementara(suspend) agar berjalan di background.  

61

man Singkatan dari manual yaitu untuk menanmpilkan halaman manual untuk semua perintah UNIX  

62

bc Perintah bc dapat digunakan sebagai calculator.  

63

wall Pengiriman pesan oleh super user.  

64

less Mendaftar isi dari sebuah file atau masukkan file, sehingga Anda dapat melihat ke atas dan ke bawah. Tekan q untuk keluar.  

 

65

shutdown Shutdown atau reboot komputer  

 

REFERENSI ..
http://raytkj.blogspot.com/2012/03/perintah-perintah-dasar-di-linux-ubuntu.html

http://rotyyu.blogspot.com/2013/04/linux-basic-command-line-manajemen.html